Pusat data Meta besar yang sedang dibangun di pedesaan Louisiana menimbulkan pertanyaan kritis mengenai keterbatasan infrastruktur, biaya energi, dan dampak pengembangan AI terhadap komunitas lokal. Proyek ini, yang merupakan investasi senilai $27 miliar di Richland Parish, menjanjikan manfaat ekonomi namun juga memicu ketakutan di kalangan penduduk mengenai kenaikan tagihan listrik, ketidakstabilan jaringan listrik, dan potensi gangguan terhadap cara hidup yang telah lama mereka jalani.
“Icepocalypse” dan Kerentanan Jaringan
Cuaca musim dingin yang buruk baru-baru ini – yang oleh penduduk setempat disebut sebagai “icepocalypse” (kiamat es) – memperlihatkan rapuhnya jaringan listrik di Louisiana. Ratusan ribu orang kehilangan aliran listrik, dan bahkan ketika perusahaan utilitas memulihkan layanan ke lebih dari 130.000 pelanggan, banyak daerah pedesaan masih tanpa listrik selama berhari-hari. Peristiwa ini menggarisbawahi kekhawatiran yang lebih luas bahwa infrastruktur yang menua akan kesulitan memenuhi permintaan energi yang meningkat, terutama dengan fasilitas seperti pusat data Meta yang akan mengkonsumsi listrik tiga kali lipat dibandingkan listrik tahunan di New Orleans.
Mengapa hal ini penting: Jaringan listrik AS sudah mengalami tekanan, dengan seringnya pemadaman listrik dan peralatan yang menua. Menambahkan konsumen energi dalam jumlah besar seperti pusat data AI tanpa peningkatan yang signifikan akan meningkatkan risiko gangguan yang meluas.
Janji Meta vs. Meningkatnya Biaya
Meta menegaskan proyeknya pada akhirnya akan menghemat uang pelanggan, menutupi biaya modal selama 15 tahun untuk tiga pembangkit listrik tenaga gas baru yang diperlukan untuk memasok fasilitas tersebut. Namun, pendukung konsumen seperti Logan Burke dari Alliance for Affordable Energy (AAE) berpendapat bahwa hal ini mengabaikan biaya tersembunyi. Peningkatan jalur transmisi, peningkatan kebutuhan gas dan listrik, serta potensi lonjakan harga bahan bakar masih dapat membebani warga.
“Di dunia di mana ketiga pembangkit listrik tenaga gas baru [yang melayani Meta] sudah beroperasi, hal ini akan semakin meningkatkan tekanan pada biaya bahan bakar dan juga pada biaya pemanas rumah dan biaya listrik di pasar yang lebih besar.” – Logan Burke, AAE
Analisis Keandalan Jaringan Listrik Tidak Memadai?
Persatuan Ilmuwan Peduli (UCS) telah mengajukan tantangan formal terhadap analisis stabilitas jaringan listrik Entergy Louisiana, dengan menyatakan bahwa analisis tersebut gagal dalam menilai risiko secara memadai. Mereka berargumen bahwa pemadaman listrik besar-besaran – seperti putusnya saluran transmisi atau kegagalan pembangkit listrik – dapat menyebabkan gangguan yang lebih besar jika proyek dilanjutkan tanpa kajian mendalam.
Masalahnya: Louisiana telah mengalami badai dahsyat yang melumpuhkan jaringan listriknya. Bergegas melewati konsumen energi baru yang sangat besar tanpa memperhitungkan skenario kegagalan adalah tindakan yang sembrono.
Selain Listrik: Kekhawatiran Masyarakat
Dampaknya melampaui tagihan utilitas. Warga khawatir akan kenaikan nilai properti, pajak, dan pengungsian karena lahan pertanian berubah menjadi pusat industri. Meskipun Meta menjanjikan perekrutan pekerja lokal dan pelatihan kejuruan, dampak jangka panjang terhadap komunitas pertanian secara historis masih belum pasti.
Gambaran yang lebih besar: Penentangan masyarakat lokal terhadap pusat data semakin meningkat secara nasional. Masyarakat sedang bergulat dengan cara menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan keberlanjutan, keterjangkauan, dan kualitas hidup.
Situasi di Louisiana Utara menyoroti ketegangan mendasar: pesatnya pertumbuhan infrastruktur AI melampaui kemampuan sistem energi dan masyarakat untuk beradaptasi. Perdebatannya bukan mengenai apakah kemajuan harus dicapai, namun bagaimana hal tersebut terjadi – dan apakah biayanya akan didistribusikan secara adil.
