Hipnosis Menjanjikan sebagai Pengobatan Mandiri untuk Rasa Panas Menopause

0
21

Bagi 80% wanita yang sedang menjalani masa menopause, muka memerah (hot flushes) lebih dari sekedar ketidaknyamanan – ini adalah episode kepanasan yang sangat mengganggu disertai dengan berkeringat, rasa tidak nyaman, dan sulit tidur. Gejala-gejala ini timbul dari penurunan kadar estrogen yang signifikan selama tahap kehidupan ini.

Meskipun modifikasi gaya hidup seperti perubahan pola makan, terapi penggantian hormon (HRT), dan terapi perilaku kognitif (CBT) dapat meredakan nyeri, pilihan ini tidak selalu dapat diakses atau efektif untuk semua orang. Hal ini juga dapat menimbulkan tantangan logistik atau memerlukan janji temu dengan profesional kesehatan.

Saat ini, semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa hipnosis menawarkan alternatif yang menjanjikan – yang dapat dengan mudah diterapkan oleh wanita ke dalam rutinitas sehari-hari mereka di rumah.

Penelitian telah menunjukkan bahwa hipnosis tradisional di klinik bisa sangat efektif dalam mengatasi gejala hot flush, bahkan mengungguli CBT. Namun, bagi banyak orang, aksesibilitas dan kenyamanan pendekatan ini terbatas. Untuk menjembatani kesenjangan ini, para peneliti mengembangkan program mandiri selama enam minggu dengan memanfaatkan rekaman audio yang tersedia.

Pesertanya adalah wanita berusia sekitar 56 tahun yang mengalami setidaknya empat kali rasa panas setiap hari. Setengahnya mendengarkan rekaman hipnotis 20 menit yang dirancang khusus yang bertujuan untuk menimbulkan relaksasi dan membangkitkan perasaan sejuk. Separuh lainnya menerima rekaman white noise sebagai kelompok kontrol.

Setelah enam minggu, wanita yang menggunakan hipnosis melaporkan penurunan frekuensi dan tingkat keparahan rasa panas yang luar biasa sebesar 53% dibandingkan dengan kondisi awal. Peningkatan ini jauh lebih signifikan dibandingkan penurunan sebesar 41% yang diamati pada kelompok kontrol, kemungkinan besar disebabkan oleh efek plasebo.

Yang lebih menarik lagi, hasil positif ini tetap bertahan setelah periode intervensi enam minggu. Setelah dua belas minggu, wanita yang telah berlatih hipnosis terus mengalami penurunan rasa panas sebesar 61% dibandingkan dengan tingkat awal mereka. Hal ini menunjukkan bahwa program ini tidak hanya efektif namun juga memberdayakan mereka dengan teknik self-hypnosis yang dapat terus mereka gunakan secara mandiri.

Penelitian baru ini memperkuat hipnosis di rumah sebagai alat yang berpotensi mengubah keadaan bagi wanita dalam mengelola gejala menopause. Ini hemat biaya, mudah diakses, dan mudah diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun mekanisme pasti di balik keefektifannya masih dalam penyelidikan, hal ini menyoroti hubungan mendalam antara pikiran dan tubuh kita – hubungan yang dapat dimanfaatkan untuk meringankan berbagai ketidaknyamanan fisik.