Laser Bulan: Ilmuwan Mengusulkan Pembuatan Perangkat Penunjuk Waktu yang Sangat Tepat di Bulan

0
2

Para ilmuwan mengusulkan pembangunan laser ultra-stabil di dalam salah satu kawah kutub yang dibayangi secara permanen di Bulan. Ini bukan tentang persenjataan; ini tentang waktu dan navigasi yang tepat untuk misi bulan di masa depan dan bahkan kemungkinan aplikasi berbasis Bumi. Gagasan utamanya: isolasi getaran Bulan yang sangat dingin dan hampir total menciptakan kondisi ideal untuk laser yang dapat mengungguli laser yang ada saat ini di Bumi.

Mengapa Bulan? Fisika Stabilitas

Stabilitas laser sangat bergantung pada lingkungannya. Laser berpresisi tinggi bekerja dengan memantulkan sinar di antara cermin dalam ruang vakum. Untuk menjaga konsistensi sinar, ruangan harus tetap berada pada suhu yang sangat stabil dan bebas dari getaran. Laser berbasis bumi kesulitan mengatasi hal ini, karena fluktuasi suhu dan aktivitas seismik menimbulkan kesalahan.

Namun Bulan menawarkan solusi. Kawah kutubnya, yang selalu terlindung dari sinar matahari karena kemiringan sumbu Bulan yang minimal, mempertahankan suhu yang sangat rendah – bahkan ada yang sedingin -253°C (-20 Kelvin). Pembekuan alami ini, dikombinasikan dengan kurangnya atmosfer di Bulan dan aktivitas seismik yang minimal, menciptakan lingkungan di mana stabilitas laser dapat dimaksimalkan.

Cara Kerjanya: Rongga Optik Bulan

Perangkat yang diusulkan akan serupa dengan rongga optik yang sudah dikembangkan di laboratorium di Bumi, yang terdiri dari ruang silikon dengan dua cermin. Namun, karena stabilitas Bulan, laser dapat mempertahankan koherensi – yang berarti gelombang cahayanya tetap tersinkronisasi – selama setidaknya satu menit, jauh lebih lama dibandingkan beberapa detik yang dapat dicapai di Bumi.

Koherensi yang diperluas ini membuka beberapa kemungkinan:

  • Ketepatan Waktu Bulan: Menetapkan zona waktu yang tepat di Bulan.
  • Koordinasi Satelit: Memungkinkan pengukuran jarak dengan akurasi tinggi antar satelit bulan.
  • Referensi Berbasis Bumi: Memberikan titik referensi yang stabil untuk sistem pengaturan waktu berbasis Bumi (mengingat penundaan sinyal 1,3 detik).

Tantangan dan Implikasinya di Masa Depan

Mengimplementasikan proyek ini tidak akan mudah. Penyebaran dan pemeliharaan perangkat semacam itu di Bulan menghadirkan tantangan teknis yang signifikan. Namun, para ahli seperti Simeon Barber di Universitas Terbuka, Inggris, setuju bahwa konsep tersebut masuk akal.

“Pendarat di kutub bulan baru-baru ini mengalami peristiwa pendaratan yang kurang optimal karena kondisi pencahayaan, yang memengaruhi navigasi berbasis penglihatan. Laser yang stabil dapat secara signifikan meningkatkan keandalan pendaratan di lintang tinggi.”

Kegelapan bulan yang sangat dingin bisa menjadi sebuah aset yang tidak terduga, mendorong batas-batas teknologi presisi. Meskipun idenya ambisius, potensi manfaatnya untuk eksplorasi bulan di masa depan dan bahkan aplikasi terestrial menjadikannya sebuah konsep yang layak untuk dipertimbangkan secara serius.