Potensi Tabung Lava Ditemukan di Bawah Gunung Berapi Venus

0
12

Analisis terbaru terhadap data radar berusia puluhan tahun dari misi Magellan NASA menunjukkan adanya terowongan bawah tanah besar yang terbentuk akibat aktivitas gunung berapi purba di Venus. Temuan ini, jika diverifikasi, akan mewakili tabung lava kedua yang dikonfirmasi di Venus, bergabung dengan penemuan serupa di Bulan dan Mars – dan yang terpenting, menantang anggapan lama bahwa Venus sebagai planet yang secara geologis lembam.

Bukti: Tanda Tangan Radar dan Keruntuhan Permukaan

Penemuan ini bergantung pada pengujian ulang data yang dikumpulkan antara tahun 1990 dan 1992. Pengorbit Magellan milik NASA memetakan permukaan Venus menggunakan radar, suatu keharusan karena tutupan awan yang selalu tebal di planet ini. Pemindaian radar ini mengungkapkan rangkaian keruntuhan permukaan – lubang di mana tanah telah runtuh – membentang hingga puluhan atau bahkan ribuan mil. Para ilmuwan telah lama menduga formasi ini mungkin mengindikasikan adanya tabung lava, sisa-sisa aliran magma yang memadat seiring waktu.

Studi saat ini berfokus pada salah satu keruntuhan di dekat Nyx Mons, gunung berapi besar di Venus. Tanda radar dari situs ini sangat mirip dengan yang diamati sebelumnya pada tabung lava yang runtuh di tempat lain di tata surya. Tim memperkirakan struktur tersebut bisa meluas hingga puluhan kilometer di bawah tanah, meski hanya sebagian saja yang telah teridentifikasi secara pasti.

Mengapa Ini Penting: Menilai Kembali Geologi Venus

Kemungkinan adanya jaringan tabung lava yang luas di bawah Venus memiliki implikasi yang signifikan. Tabung-tabung ini dapat menawarkan lingkungan yang stabil dan terlindungi —bahkan berpotensi layak huni—terlindung dari kondisi permukaan bumi yang ekstrem: suhu yang sangat panas dan tekanan atmosfer yang sangat buruk.

Secara lebih luas, penemuan ini memperkuat gagasan bahwa Venus bukanlah dunia yang “mati” secara geologis seperti yang selama ini dianggap. Meskipun planet ini tidak memiliki lempeng tektonik seperti Bumi, bukti yang terkumpul terus menunjukkan aktivitas vulkanisme yang sedang berlangsung (atau baru-baru ini aktif). Fakta bahwa tabung-tabung ini ada menunjukkan bahwa batuan cair dulunya jauh lebih banyak ditemukan di Venus daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Eksplorasi Masa Depan: EnVision dan Beyond

Mengonfirmasi keseluruhan dan stabilitas potensi tabung lava ini memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Untungnya, misi mendatang siap untuk memberikan observasi yang lebih detail. Misi EnVision Badan Antariksa Eropa, yang dilengkapi dengan Subsurface Radar Sounder (SRS), dirancang untuk menembus ratusan meter di bawah permukaan Venus. SRS akan mampu memetakan rongga-rongga ini bahkan ketika tidak ada bukaan permukaan, sehingga menawarkan pemandangan geologi tersembunyi di planet ini yang belum pernah ada sebelumnya.

Penemuan ini bukanlah sebuah titik akhir, melainkan awal dari apa yang para ilmuwan antisipasi akan menjadi periode penelitian yang panjang dan bermanfaat mengenai bawah permukaan planet kembaran Bumi tersebut.