Roket Artemis II Diperbaiki, Targetkan Peluncuran April ke Bulan

0
19

NASA telah mengatasi kebocoran helium kritis yang mempengaruhi roket Artemis II miliknya, sehingga membuka jalan bagi rencana peluncuran pada bulan April dengan empat astronot mengelilingi bulan. Misi tersebut, yang dijadwalkan lepas landas dalam beberapa minggu, mewakili penerbangan ke bulan berawak pertama dalam lebih dari setengah abad, dan akan mencakup wanita pertama dan astronot kulit hitam yang melakukan perjalanan ke bulan.

Kebocoran dan Perbaikan Helium

Segel yang copot di bagian atas roket diidentifikasi sebagai sumber masalah aliran helium bulan lalu. Para insinyur telah memperbaiki masalah ini, memastikan gas kritis dapat memberi tekanan pada tangki bahan bakar dan menjaga kontrol suhu mesin. NASA akan melanjutkan pemeriksaan pra-penerbangan, termasuk penggantian baterai dalam sistem penghancuran diri, sebelum mengembalikan roket ke landasan peluncuran di Kennedy Space Center.

Luncurkan Windows dan Penyesuaian Program

Badan ini memiliki tiga periode peluncuran utama pada bulan April: 1 April, 3-6 April, dan 30 April. Memenuhi tenggat waktu 30 April sangatlah penting, karena penundaan dapat mendorong misi ke jangka waktu mendatang yang tidak ditentukan. Perbaikan ini dilakukan ketika NASA mengumumkan perombakan program Artemis yang lebih luas, yang bertujuan untuk peluncuran tahunan dan mengevaluasi kembali kemitraan dengan SpaceX dan Boeing. Rencana yang direvisi ini menargetkan dua pendaratan di bulan berawak pada tahun 2028, menyimpang dari jadwal sebelumnya yang terkena dampak kemunduran berulang kali.

Tantangan Masa Lalu dan Tujuan Masa Depan

Program Artemis menghadapi banyak kendala, termasuk kebocoran hidrogen dan beberapa kali perjalanan perbaikan roket Artemis I SLS. Penundaan ini mendorong NASA untuk menyederhanakan operasi, menekankan keandalan dan kemajuan yang konsisten. Artemis II akan melakukan uji terbang selama 10 hari, mengumpulkan data penting sebelum pendaratan pada tahun 2028.

“Keberhasilan Artemis II sangat penting bukan hanya karena mencapai bulan, namun juga menunjukkan kemampuan NASA dalam mewujudkan agenda eksplorasi ruang angkasa yang ambisius.”

Roket Artemis II yang telah diperbaiki kini berada di jalur peluncuran musim semi, menandakan komitmen baru NASA terhadap eksplorasi manusia di bulan.