Sebagian besar kehidupan John Dalton berlangsung jauh dari ruang kuliah mewah di universitas-universitas elit. Dia adalah sosok yang pendiam, berasal dari Manchester dan pedesaan Inggris di sekitarnya, menghabiskan puluhan tahun dalam pengajaran privat dan penelitian soliter. Dalam suasana yang tidak menarik inilah dia mengubah cara kita memahami materi.
Saat ini, ia dikenang sebagai salah satu bapak ilmu fisika modern. Tapi jalannya ke sana tidak lurus. Dimulai dengan observasi sederhana tentang udara.
Bagaimana Hukum Dalton Mengubah Ilmu Gas
Ketertarikan Dalton pada gas membawanya pada apa yang sekarang kita sebut sebagai Hukum Tekanan Parsial Dalton. Sebelumnya, manusia memperlakukan udara sebagai gumpalan monolitik. Dalton menyadari bahwa jika Anda mencampur gas, masing-masing gas akan bertindak secara independen. Tekanan total hanyalah jumlah tekanan yang diberikan masing-masing gas.
Ini bukan hanya trik yang bagus. Itu adalah perubahan mendasar. Ini menjauhkan ilmu kimia dari deskripsi kualitatif yang tidak jelas dan menuju angka-angka yang sulit. Anda akhirnya bisa mengukur berbagai hal.
Mengapa Teori Atom Penting Saat Ini
Namun kontribusi terbesarnya adalah teori atom. Dia mengusulkan bahwa setiap unsur terbuat dari partikel kecil yang tidak dapat dihancurkan yang disebut atom. Atom-atom ini identik dalam suatu unsur tetapi berbeda dengan atom unsur lainnya. Masing-masing memiliki berat atom tertentu.
Sintesis ini mengangkat kimia menjadi ilmu kuantitatif. Sebelum Dalton, kimia sering kali berhubungan dengan alkimia, penuh misteri dan ketidaktepatan. Setelah dia, Anda bisa mengerjakan matematika dengan materi. Anda bisa memprediksi reaksinya. Anda dapat membangun sesuatu berdasarkan bukti kuat.
Studi Buta Warna Pertama
Dalton bukan hanya seorang ahli teori. Dia adalah seorang pengamat. Pada tahun 1794, ia menjadi orang pertama yang menggambarkan buta warna. Dia memperhatikan bahwa dia melihat warna secara berbeda dari saudaranya. Istilah “buta warna” belum digunakan pada saat itu, namun fenomena tersebut telah didokumentasikan. Dinamakan menurut namanya karena dia mempelajarinya dengan cermat.
Ini bukanlah catatan tambahan. Ini menunjukkan perhatiannya yang cermat terhadap detail. Dia melihat apa yang orang lain lewatkan.
Kehidupan Pengamatan
Jurnal meteorologinya sangat mencengangkan. Ini berisi lebih dari 200.000 pengamatan. Dia mencatat suhu, kelembapan, arah angin, dan curah hujan setiap hari selama beberapa dekade. Ini bukan pekerjaan yang sibuk. Ia membangun kumpulan data yang memungkinkannya memahami pola di alam.
Dia juga merancang sistem simbol kimia. Dia memastikan berat relatif atom dan menyusunnya menjadi sebuah tabel. Tabel ini merupakan cikal bakal tabel periodik. Mendeleev berdiri di bahu Dalton.
Posisi Pekerjaan Dalton Saat Ini
Kami menerima begitu saja teori atom. Itu ada di setiap buku teks kimia. Tapi itu tidak selalu ada. Pekerjaan Dalton memungkinkan hal ini. Dia mengubah kimia menjadi ilmu pengukuran.
Dia meninggal di Manchester pada tanggal 27 Juli 1844. Namun idenya tidak mati bersamanya. Mereka menjadi landasan fisika dan kimia modern.
Warisan Presisi
Kehidupan Dalton tenang. Dampaknya tidak. Ia menunjukkan bahwa pengamatan yang cermat, dipadukan dengan pemikiran yang cermat, dapat mengubah suatu bidang selamanya.
Dia tidak mencari ketenaran. Dia mencari kebenaran. Dan dia menemukannya di udara di sekelilingnya, dalam warna-warna yang dia lihat, dan di dalam atom-atom yang tidak dapat dia lihat namun dia ketahui keberadaannya.
Itu sebabnya dia penting. Bukan
