Rahasia Sebenarnya Menjadi Centenarian Setelah 55 Tahun Penelitian

0
5

Berhentilah mencari solusi terbaik. Tidak ada satu pun.

Jika Anda mencoba meretas biologi Anda untuk mencapai usia 100, tinjauan besar-besaran baru menunjukkan bahwa Anda mengambil keputusan yang salah. Data tersebut menunjukkan sesuatu yang jauh lebih biasa: ini adalah tumpukan keuntungan kecil seumur hidup.

Para ilmuwan telah terobsesi dengan orang berusia seratus tahun selama setengah abad. Baru-baru ini, Shaima Ibrahim, seorang ahli farmakologi di American University di Kairo, memimpin tim yang menggali 124 penelitian. Mereka tidak hanya melihat siapa pun. Mereka berfokus pada orang-orang yang berusia 100 hingga 110+ tahun, termasuk para “supercentenarian” yang sulit ditangkap dan berhasil memecahkan batasan abad ke-10.

Hasilnya? Tidak ada satu pun formula ajaib yang ada.

Bagaimana gaya hidup dan gen berinteraksi untuk menciptakan umur panjang

Lalu apa sebenarnya yang membuat seseorang bisa berumur panjang? Ini adalah perpaduan antara keberuntungan, DNA, dan kebiasaan yang mungkin pernah Anda dengar sejak kelas kesehatan sekolah menengah.

Sisi biologisnya sangat menarik, meskipun kering. Orang yang mencapai tonggak sejarah ini sering kali mengalami penuaan yang berbeda pada tingkat sel. Mereka cenderung memiliki mekanisme perbaikan DNA yang lebih baik. Mitokondria mereka berfungsi secara efisien. Mereka mengendalikan peradangan. Namun jangan keluar dan membeli alat penyunting gen tertentu besok.

Tinjauan tersebut menekankan bahwa umur panjang tidak terikat pada satu “gen keabadian”. Itu poligenik. Ribuan varian genetik kecil masing-masing memainkan peran kecil. Mereka menumpuk seiring waktu untuk menciptakan sistem yang tangguh.

Lalu ada hal-hal yang dapat Anda kendalikan.

Di berbagai budaya yang berbeda, kebiasaan ini ternyata sangat konsisten. Pola makan nabati mendominasi. Berjalan-jalan alih-alih duduk juga demikian. Menghindari merokok merupakan hal yang tidak bisa dinegosiasikan. Namun di sinilah hal itu menjadi rumit. Ini juga tentang siapa Anda. Kepribadian itu penting.

Ketangguhan. Neurotisme yang lebih rendah. Tetap terhubung dengan keluarga. Sifat-sifat ini tidak hanya “menyenangkan untuk dimiliki”. Mereka adalah bagian dari paket umur panjang.

Umur panjang yang luar biasa didorong oleh interaksi yang kompleks di mana faktor lingkungan tetap menentukan, bahkan ketika faktor genetik mulai berkembang di usia lanjut.

Kelompok centenarian manakah Anda?

Tidak semua orang tua menua dengan cara yang sama. Studi ini mengidentifikasi tiga pola berbeda tentang cara manusia menghadapi penyakit. Ini adalah detail penting yang terlewatkan oleh sebagian besar artikel.

  1. Escapers: Orang-orang ini hampir seluruhnya terhindar dari penyakit utama yang berkaitan dengan usia. Mereka tidak terkena kanker. Mereka tidak mengembangkan penyakit jantung yang parah. Mereka terus berjalan.
  2. Penunda: Mereka akhirnya tertular penyakit. Namun mereka mendapatkannya lebih lambat dibandingkan orang lain. Jam berjalan lambat untuk biologi mereka.
  3. Yang Selamat: Ini adalah kategori paling liar. Orang-orang ini mengidap penyakit kronis lebih awal —jauh lebih awal dibandingkan rata-rata orang. Dan mereka tinggal bersama mereka selama beberapa dekade.

Mengapa orang yang selamat bisa bertahan lama? Ilmu pengetahuan tidak sepenuhnya menjelaskan hal ini. Mungkin itu ketahanan. Mungkin itu hanya sifat keras kepala secara biologis. Hal ini menantang gagasan bahwa kesehatan selalu sama dengan jalan yang jelas. Terkadang jalannya berantakan dan kronis dan masih mengarah ke 101.

Mengapa mempelajari makhluk hidup itu salah

Inilah tangkapan yang merusak takeaway yang mudah.

Kami hanya mempelajari orang-orang yang membuatnya. Kami sedang melihat pemenangnya. Kami tidak mempelajari ribuan orang yang mengonsumsi makanan yang sama, melakukan langkah yang sama, memiliki gen yang sama, namun meninggal pada usia 75 tahun.

Tanpa kelompok kontrol tersebut, bagaimana kita tahu jika optimisme menyebabkan umur panjang? Atau apakah optimisme Dick Van Dyke hanyalah sebuah sifat yang dimiliki oleh mereka yang meninggal lebih awal dan mereka yang mencapai usia 100 tahun?

Korelasi bukanlah sebab-akibat. Tinjauan pelingkupan ini mengakui hal tersebut. Kita tidak tahu apakah ciri-ciri ini menyebabkan umur panjang atau hanya menyertai saja.

Nilai sebenarnya dari penelitian ini bukanlah rencana diet. Ini menyoroti kesenjangan yang ada. Kita memerlukan studi longitudinal jangka panjang yang melacak sebab dan akibat sejak lahir, bukan hanya wawancara dengan orang-orang berusia seratus tahun untuk melihat ke belakang.

Haruskah Anda mengubah rutinitas berdasarkan hal ini?

Praktis? Tidak. Atau ya. Tergantung pada suasana hati Anda.

Nasihat tentang bagaimana menjadi seorang centenarian tetap sesuai dengan apa yang nenek Anda katakan. Itu membosankan. Itu sulit.

Makan sayurnya. Jalan-jalan. Jangan merokok. Pertahankan temanmu. Tetap tangguh.

Ternyata rahasia hidup sampai usia 100 tahun tidak ada rahasianya. Hanya muncul seumur hidup, menghindari kesalahan terburuk, dan berharap dadu bergulir ke arah Anda.

Makalah ini, yang diterbitkan di Discover Public Health, menyerahkan tanggung jawab kepada Anda. Apakah Anda terus memainkan permainan ini dengan harapan untuk jangka panjang?

Mungkin.

Bagaimanapun, itu adalah satu-satunya pilihan.