Bagaimana Kumparan Pemuatan Mihajlo Pupin Menyelamatkan Panggilan Telepon Jarak Jauh

0
11

Ia lahir pada tahun 1854 di tempat yang sekarang disebut Serbia, namun pengaruh nyatanya terasa di seberang Atlantik. Mihajlo Pupin adalah seorang fisikawan yang menemukan cara membuat telepon dapat berfungsi dalam jarak jauh. Sebelum penemuannya, panggilan telepon dalam jarak beberapa puluh mil hanyalah gangguan statis atau keheningan. Pupin menemukan cara untuk memperluas jangkauan tersebut secara signifikan. Dia tidak hanya mengubah teknologinya. Dia secara mendasar mengubah cara sinyal bergerak melalui kabel.

Kehidupan awal Pupin bukanlah garis lurus menuju kesuksesan. Orang tuanya adalah imigran Serbia yang buta huruf yang masih mendorongnya untuk belajar. Dia tiba di Amerika Serikat pada tahun 1874. Tahun-tahun pertama merupakan tahun yang sulit. Dia mengambil pekerjaan serabutan untuk bertahan hidup bahkan sebelum dia bisa berpikir tentang pendidikan tinggi. Akhirnya, dia mendaftar di Columbia College, sekarang Universitas Columbia. Ia memperoleh gelar sarjananya pada tahun 1883. Pada tahun yang sama, ia menjadi warga negara AS.

Pendidikan tidak berhenti di situ. Ia pindah ke Eropa untuk belajar di Universitas Cambridge dan Universitas Berlin. Dia kembali dengan gelar Ph.D. pada tahun 1889. Dia mulai mengajar fisika matematika di Columbia tidak lama setelah itu. Dia tinggal di sana selama beberapa dekade, akhirnya menjadi profesor emeritus pada tahun 1931.

Kontribusi ilmiahnya sangat luas. Pada tahun 1896, ia menemukan bahwa atom yang terkena sinar X memancarkan radiasi sinar X sekunder. Ini adalah wawasan penting tentang bagaimana materi berinteraksi dengan cahaya berenergi tinggi. Dia juga menemukan metode untuk mengambil foto sinar-X dengan paparan pendek. Hal ini memungkinkan dokter dan peneliti untuk menangkap gambar yang lebih jelas tanpa subjek bergerak.

Namun penemuan yang mengubah kehidupan sehari-hari adalah koil pemuatan.

Perusahaan telepon berjuang dengan degradasi sinyal. Sinyal frekuensi tinggi mati dengan cepat di kabel tembaga. Pupin menyadari bahwa memasukkan gulungan kawat pada interval tertentu di sepanjang garis dapat mengatasi kerugian ini. Kumparan pemuatan ini menjaga kekuatan sinyal suara. Mereka memungkinkan percakapan yang jelas dalam jarak yang lebih jauh. Tanpa terobosan ini, jaringan telepon awal akan tetap menjadi hal baru di tingkat lokal dibandingkan menjadi sebuah utilitas global.

Teknologi ini terlalu berharga untuk diabaikan. Pada tahun 1901, American Telephone and Telegraph Co. (AT&T) dan beberapa perusahaan telepon Jerman memperoleh paten atas penemuan Pupin. Kesepakatan itu menjamin masa depan infrastruktur komunikasi jarak jauh. Hal ini mengubah telepon menjadi alat yang serius untuk koneksi bisnis dan pribadi lintas benua.

Pupin tidak hanya menciptakan perangkat keras. Dia juga mendokumentasikan perjalanannya. Ia menulis otobiografi berjudul Dari Imigran Menjadi Penemu, yang diterbitkan pada tahun 1923. Buku tersebut merinci kebangkitannya dari seorang imigran miskin menjadi ilmuwan yang disegani. Kritikus mengakui kualitas karya tersebut. Dia memenangkan Hadiah Pulitzer dalam bidang biografi pada tahun 1924 untuk buku ini.

Dia meninggal di New York pada 12 Maret 1935. Warisannya tidak hanya pada kumparan atau hak paten. Faktanya adalah kita sekarang berharap untuk berbicara dengan siapa pun, di mana pun, tanpa putus asa. Infrastruktur yang ia bantu bangun masih menopang dunia kita yang terhubung.

Apakah dia mengantisipasi betapa sentralnya panggilan jarak jauh nantinya? Mungkin tidak pada hari-hari awalnya bekerja serabutan di New York. Tapi fisika tidak berbohong. Sinyalnya harus menyebar. Dia hanya memberinya cara untuk bertahan dalam perjalanan